Askep anak obesitas

Bagaimana pathway dari obesitas? Kegemukan dan obesitas pada anak berisiko berlanjut ke masa dewasa, dan merupakan faktor risiko terjadinya berbagai penyakit metabolik dan degeneratif seperti penyakit kardiovaskuler, diabetes mellitus, kanker, osteoartritis, dll.

Gangguan pernafasan seperti infeksi saluran nafas, tidur ngorok, sering mengantuk siang hari. Faktor kesehatan Faktor perkembangan Aktivitas fisik Untuk terjadinya obesitas tidak hanya tergantung dari berbagai macam penyebab yang telah disebutkan di atas, tetapi dipengaruhi oleh faktor-faktor predisposisi lainnya misalnya: Dua bagian hipotalamus yang mempengaruhi penyerapan makan adalah bagian yang menggerakkan nafsu makan pusat makan dan bagian yang bertugas menghambat nafsu makan pusat kenyang.

Minum air 8 gelas perhari dan kurangi minuman bersoda yang mengandung banyak gula. Aktivitas fisik Kurangnya aktivitas fisik kemungkinan merupakan salah satu penyebab utama dari meningkatnya angka kejadian obesitas di tengah masyarakat yang makmur. Umur orang tua yang sudah lanjut baru punya anak, anak tunggal, anak "mahal", anak dari orang tua tunggal, dll.

Olahraga secara teratur Khasanah, Proses terjadinya obesitas tidak mutlak hanya disebabkan asupan energi berlebih. Kelainan emosi raut muka, hidung dan mulut relatif tampak kecil dengan dagu yang berbentuk ganda. Menerapkan pola makan dengan gizi seimbang dan memperbanyak konsumsi sayur.

Sirosis hati Sirosis hati merupakan penyakit kronis hati yang dikarakteristikan oleh gangguan struktur dan perubahan degenerasi, gangguan fungsi seluler dan selanjutnya aliran darah ke hati.

Menghitung berat badan ideal Body Mass Indeks: Prognosis umum untuk peningkatan dan mempertahankan penurunan berat badan buruk. Obat-obatan Penatalaksanaan: Seseorang yang cenderung mengkonsumsi makanan kaya lemak dan tidak melakukan aktivitas fisik yang seimbang, akan mengalami obesitas.

Tampaknya, faktor genetis telah ikut campur dalam menentukan jumlah unsur sel lemak dalam tubuh. Bagaimana asuhan keperawatan pada pasien dengan obesitas? Semuanya dapat menungkatkan tekanan darah.

Untuk mendukung agar fungsi — fungsi tersebut dapat berjalan secara secara optimal, diperlukan keseimbangan energi. Pertumbuhan fisik atau linier yang lebih cepat dan usia tulang yang lebih lanjut dibanding usia biologinya. Faktor Nutrisi Laju pembentukan sel baru terutama cepat ada beberapa tahun pertama kehidupan, dan semakin besar laju penyimpanan lemak.

Wanita cenderung menimbun lemaknya di pinggul dan bokong, sehingga memberikan gambaran seperti buah pir. Obesitas berat: Massa otot akan mempercepat proses penurunan berat badan. Kelemahan, cenderung terus mengantuk.

Sinyal pendek mempengaruhi porsi makan dan waktu makan, serta berhubungan dengan faktor distensi lambung dan peptida gastrointestinal, yang diperankan oleh kolesistokinin CCK sebagai stimulator dalam peningkatan rasa lapar. Pendahuluan Masalah kegemukan dan obesitas di Indonesia terjadi pada semua kelompok umur dan pada semua strata sosial ekonomi.

Juga kadang sering ditemukan kelainan kulit.

Asuhan Keperawatan Pada Anak Dengan Obesitas

Sinyal-sinyal tersebut bersifat anabolik meningkatkan rasa lapar serta menurunkan pengeluaran energi dan dapat pula bersifat katabolik anoreksia, meningkatkan pengeluaran energi dan dibagi menjadi 2 kategori, yaitu sinyal pendek dan sinyal panjang.

Mengkonsumsi 4 kaleng soda perminggu bisa membuat berat badan naik 0,5 kg. Obat anti obesitas yang mengurangi nafsu makan, obat ini bekerja dengan cara meningkatkan kadar neurotransmitter pada persambungan diantara ujung-ujung syaraf di otak sinaps.

Obesitas juga merupakan suatu keadaan patologis dengan terdapatnya penimbuan lemak yang berlebihan daripada yang diperlukan untuk fungsi tubuh. Perubahan gaya hidup termasuk kecenderungan mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi merupakan faktor yang mendukung terjadinya obesitas.

Sebagian besar kegemukan dan obesitas adalah karena makan berlebihan. Bagaimana patofisiologi dari obesitas? Orang yang obesitas, biasanya lebih responsif dibanding orang dengan berat badan normal terhadap isyarat lapar, seperti rasa, bau makanan atau saatnya waktu makan.

Pada anak laki-laki, penisnya terlihat kecil karena sebagian organ tersebut tersembunyi dalam jaringan lemak pubis. Pola penyebaran lemak tubuh pada pria dan wanita cenderung berbeda.

Walaupun demikian, setelah akil balik, jumlah sel lemak tetap hampir sama sepanjang sisa kehidupan. Dapat pula karena ketidakmampuan untuk melaksanakan suatu tugas atau kegiatan terutama olahraga akibat adanya hambatan pergerakan oleh obesitasnya. · Obesitas dapat terjadi pada semua golongan umur, akan tetapi pada anak biasanya timbul menjelang remaja dan dalam masa remaja terutama anak wanita, selain berat badan meningkat dengan pesat, juga pertumbuhan dan perkembangan lebih cepat (ternyata jika periksa usia tulangnya), sehingga pada akhirnya remaja yang cepat tumbuh dan matang itu akan mempunyai tinggi badan yang relative.

Masalah ini yang menjadikan bahasan dalam asuhan keperawatan dengan obesitas menjadi sangat menarik untuk di angkat dan di pelajari kelompok kami, semoga apa yang kami tulis dalam karya kami dapat menjadi sesuatu yang berguba bagi kami mahasiswa keperawatan khususnya dan khalayak ramai pada umunya.

· Anak dengan obesitas lebih berat dari anak seusianya (terlihat sangat gemuk). Pertumbuhan tulangnya lebih cepat matang dan lebih berkembang. Anak yang obesitas relatif lebih tinggi pada masa remaja awal, tetapi pertumbuhan memanjangnya selesai lebih cepat, sehingga hasil akhirnya mempunyai tinggi badan yang lebih pendek dari usia sebayana.

· Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. (festival-decazeville.com) Obesitas merupakan keadaaan Indeks Massa Tubuh (IMT) anak yang berada diatas persentil ke 95 pada gravik tumbuh kembang anak sesuai jenis kelaminnya.

· Tujuan pengobatan obesitas pada anak berbeda dengan pengobatan obesitas dewasa, karena tujuannya hanya menghambat laju kenaikan berat badan yang pesat tersebut dan tidak boleh diit terlalu ketat. Sehingga pengaturan diitnya harus dipertimbangkan bahwa anak masih dalam masa pertumbuhan.

Olah raga atau aktifitas tubuh yang teratur sangat penting dalam upaya. Untuk itu penanganan obesitas melibatkan dokter anak, psikologi perkembangan psikiater anak, pekerja sosial, ahli gizi, dan perawat. Keterlibatan keluarga adalah mutlak unutk keberhasilan terapi. Keterlibatan keluarga adalah mutlak unutk keberhasilan festival-decazeville.com: ALBADAN.

Askep anak obesitas
Rated 4/5 based on 63 review